Cara Mengurangi Nafsu Makan yang besar dengan Terapi Perilaku

0
4

Jakarta, Nafsu makan tak terkontrol yang sudah dikategorikan sebagai gangguan makan atau binge eating disorder (BED) bisa disembuhkan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan terapi perilaku oleh ahli jiwa.

Kimberly Brownley dari University of North Carolina melakukan penelitian dengan menganalisis 9 studi tentang terapi psikologi pasien BED dan 25 studi tentang pengobatan BED. Hasil analisis antara kedua metode ini lalu dibandingkan untuk melihat efektivitasnya.

Diperkirakan 3 persen populasi di Amerika Serikat pernah mengidap BED. Salah satu metode pengobatan adalah terapi kognitif yang bertujuan untuk mengubah pola pikir dan perilaku pasien terhadap nafsu makannya.

Terapi ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja penyebab nafsu makan menjadi tak terkontrol, apakah stres, tekanan dari lingkungan atau risiko depresi. Setelah itu, pasien akan dibantu untuk mengubah perilakunya dengan menghilangkan keterkaitan dengan makan berlebih.

Di sisi lain, pengobatan dengan menggunakan antidepresan generasi kedua dan amfetamin juga memiliki manfaat, terutama untuk menekan nafsu makan berlebih yang muncul secara tiba-tiba. Beberapa obat yang bisa digunakan antara lain citalopram (Celexa), escitalopram (Lexapro), fluoxetine (Prozac), paroxetine (Paxil) dan sertraline (Zoloft).

“Penelitian ini tidak bertujuan untuk membandingkan efektivitas terapi perilaku dengan pengobatan. Namun lebih menunjukkan bahwa BED bisa disembuhkan dan pasien tidak harus menderita sendirian,” tutur Brownley, dikutip dari Reuters.

Pakar gangguan makan, Wendy Oliver-Pyatt, MD, mengatakan bahwa BED bisa terjadi akibat riwayat keluarga. Mereka yang mengalami kondisi ini biasanya juga mengonsumsi semua jenis makanan tanpa terkecuali. Oliver-Pyatt juga memaparkan beberapa gejala apabila seseorang mengalami gangguan perilaku makan BED ini. Beberapa gejalanya antara lain:

1. Terjadi pada usia 21 tahun, di mana gangguan perilaku makan lainnya cenderung dimulai pada tahun-tahun remaja.

2. Orang dengan BED biasanya dengan cepat menghabiskan porsi makan dalam jumlah besar. Mereka akan makan terus menerus hingga melewati titik kenyang.

3. Perilaku makan tidak terkendali ini biasanya akan terjadi dalam seminggu selama tiga bulan.

4. Orang dengan BED tidak memiliki bentuk ukuran tubuh yang pasti seperti gangguan perilaku makan lainnya. Mereka bisa saja gemuk, kurus, normal dan obesitas. Kondisi ini juga merata diantara laki-laki dan perempuan di semua ras.

5. Kondisi makan seperti ini biasanya dilakukan secara diam-diam.

6. Rasa malu akan baru muncul sehabis makan dalam porsi besar dan tidak terkendali.Cara mengurangi Nafsu Makan Besar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY