Hebatnya Vaksin Lokal Tak Kalah Dengan Vaksin Impor

0
4

vaksin
Sumber gambar : http://www.parenting.co.id/img/images/xsyringes-and-vial-1307461-1280×960.jpg.pagespeed.ic.ppSQdRoV7c.jpg

Jakarta, Berkaca dari kasus terungkapnya vaksin palsu, pelaku memanfaatkan kelangkaan vaksin impor sebagai lahan untuk meraup keuntungan. Ditambah lagi pandangan masyarakat yang menganggap vaksin impor lebih berkualitas dibanding vaksin lokal, bisnis pemalsuan semakin tumbuh subur.

Padahal dijelaskan oleh Corporate Secretary Bio Farma Dr M. Rahman Rustan, Apt, bahwa vaksin lokal sebetulnya berkualitas internasional sehingga masyarakat tak perlu ragu. World Health Organization (WHO) bahkan sudah mengakui kualitas vaksin lokal terbukti dari ditunjuknya Indonesia untuk memenuhi dua per tiga kebutuhan vaksin polio di seluruh dunia.

“Ada 100 lebih perusahaan vaksin yang ada di dunia, hanya 30 di antaranya yang diakui oleh WHO dan salah satunya Bio Farma di Indonesia. Kita menyuplai 12 jenis vaksin yang dipakai WHO,” kata Rustan ketika ditemui di Pabrik Bio Farma, Jalan Pasteur, Bandung, Jumat (15/7/2016).

Kepala Divisi Tumbuh Kembang Profesor dr Kusnandi Rusmil, SpA(K), mengatakan mengapa masyarakat tampaknya lebih menyenangi vaksin impor kemungkinan karena iming-iming vaksin impor tak menyebabkan demam. Seperti yang telah diketahui bahwa pada beberapa anak vaksin yang digunakan umum saat ini bisa punya efek samping membuat kejang demam.

“Tapi nggak sampai satu persen yang demam. Dari 1.000 mungkin cuma dua atau lima tapi juga nggak selalu sampai kejang-kejang,” kata dr Rusmil.

“Vaksin yang impor untuk DPT malah di Amerika sana dilihat studi saat remaja anak-anak yang pernah divaksin muncul lagi difterinya. Artinya efek perlindungan kemungkinan lebih lemah,” pungkas dr Rusmil.

Sumber

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY